Home Daerah Pulang Pengajian Pemuda Ini Dikeroyok Puluhan Orang

Pulang Pengajian Pemuda Ini Dikeroyok Puluhan Orang

57
0
SHARE
Pulang Pengajian Pemuda Ini Dikeroyok Puluhan Orang

Keterangan Gambar : Keluarga korban menunjukan surat bukti pengaduan kepolisia atas kasus pngeroyokan. (Dok. CJ. Ags)

detikOne.com - Jawa Tengah - Awa Maulana Zikri (14),  warga Desa Srikaton, Kecamatan Kayen Pati menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda dari Desa Talun, Kecamatan Kayen. Aksi pengeroyokan itu terjadi di depan lapangan sepak bola di Kecamtan setempat, Senin (9/9)  dini hari pukul 00:00 wib.
Akibat dari kejadian itu, bocah yang masih duduk di bangku kelas 7 SMP itu mengalami sejumlah luka lebam dan lecet disekujur badanya. Menurut korban, isniden itu terjadi saat dirinya dan teman-teman komunitasnya pecinta selawat pulang dari acara pengajian di Desa Slungkep.

Usai acara pengajian, korban yang sedianya akan pulang ke rumah, namun ditengah jalan dia dimintai tolong oleh salah satu temanya untuk datang ke depan SD Negeri Kayen yang berada di dapan lapangan sepak bola. Karena saat itu temannya terlibat masalah dengan pemuda Desa Talun dan janjian bertemu di depan lapangan.
"Waktu di lokasi pengajian, temenku dipalak dimintai rokok sama orang Desa Talun, karena tidak diberi orang itu tidak terima dan nantang-nantang ngajak janjian di depan lapangan," ujar korban.

Mendapat infomasi itu, korban lalu menemui temanya tersebut di lapangan Kayen. Setelah sampai lokasi, tidak berselang lama datang puluhan orang dengan mengendarai sepeda motor dan tiba-tiba menyerang korban dan teman-temannya.

Nahas, waktu  kejadian itu korban terjatuh dari motor saat ingin lari menghindari serangan. Bocah berperawakan krempeng itu lalu menjadi sasaran kemarahan puluhan pelaku. Pukulan dan injakan kakipun beberapa kali mendarat di wajah dan badanya, beruntung warga setempat yang melihat kejadian itu dapat melerai dan menghentikan aksi pengeroyokan. Para pelaku yang diperkirakan puluahan orang itu lalu meninggalkan tempat kejadian.

Tidak terima dengan aksi pengeroyokan itu, pihak orang tua korban lalu mengadukan masalah itu kepihak Polsek Kayen agar kasusnya dapat ditangani dan diproses secara hukum. Saat dikonfirmasi Kapolsek Kayen melalui Kanit Reskrim Aipda Suwito membenarkan atas kejadian tersebut. Menurutnya, Kamis (12/09) pagi, korban dengan ditemani orang tuanya sudah mengadukan kasus pengeroyokan itu.
"Kita sudah terima pengaduanya, kemudian akan diteruskan ke proses penyelidikan," kata Aipda Suwito.

Untuk menangani kasus ini polisi juga telah meminta sejumlah barang bukti dan telah mengantongi identitas para pelaku. (AGS/MUN)