Home Daerah Pemprov Jabar Sebut Belum Ada Daerah Mengajukan Izin Penerapan Normal Baru

Pemprov Jabar Sebut Belum Ada Daerah Mengajukan Izin Penerapan Normal Baru

21
0
SHARE
Pemprov Jabar Sebut Belum Ada Daerah Mengajukan Izin Penerapan Normal Baru

Keterangan Gambar : Gedung Sate.    

Detikone.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah membuat daftar daerah yang dapat menerapkan normal baru atau adaptasi kebiasaan baru (AKB). Namun, melampaui ini belum ada satu pun daerah yang membuat surat pengajuan untuk menerapkannya.

Diketahui, ada 15 daerah di Jawa Barat yang dianggap bisa menerapkan fase normal baru. Daerah tersebut adalah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka.

Lalu, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kota Sukabumi dan Kota Tasikmalaya.

Hal itu berdasarkan hasil perhitungan tingkat kewaspadaan dari sembilan indeks. Yaitu laju ODP, laju PDP, laju kasus positif, laju kematian, laju kesembuhan, angka ganti rugi, laju transmisi, laju pergerakan lalu lintas dan manusia serta risiko gerorgafis.

Daud Achmad, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, mengatakan pemerintah daerah ingin menggunakan AKB, harus lebih dulu mencabut status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) yang berusaha difasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Status AKB di 15 Kabupaten kota, sampai dengan saat ini belum ada yang meminta izin melalui provinsi untuk mencabut status PSBB-nya," ucap dia saat konferensi pers daring, Rabu (3/6).

"Semuanya masih berproses terkait dengan tinjauan epidemiologinya, pelayanan kesehatan yang diperlukan untuk meminta izin untuk menerapkan AKB," ia melanjutkan.

Positif Covid Bertambah

Di sisi lain, ia mengungkapkan perkembangan Covid 19 di Jabar per 3 Juni, sebesar 2,314 orang. Jumlah itu bertambah sebanyak 20 orang dibandingkan data sehari sebelumnya. Kemudian, jumlah yang berlalu pun bertambah.

"Ada pengembalian 20 orang (positif Covid-19), dari angka kemarin yang 2294. Kemudian, yang meninggal cukup signifikan, dari kemarin di 144, sekarang 151. Ada 7 orang yang meninggal. Angka pulih meningkat, kemarin di angka 619, sekarang 648 orang yang sudah sembuh, "terang dia.

Sementara itu, status PDP per hari ini masih di angka 1,620 orang. Menurun dari kemarin 1.624 orang. Total semuanya 8.512 orang. Angka ODP per hari ini berjumlah total 50,791 orang. Dari angka itu, yang masih dalam jumlah sebanyak 4,258 orang, menurun dari kemarin 4,799 orang.

"Mudah-membantah yang positif menurun di dua minggu ke depan. Untuk diketahui juga angka indeks penerimaan (Rt) (Covid-19) per tanggal 26-29 Mei itu di angka 0,97. Sekarang di angka 0,67. menurun, "pungkasnya. Sumb: Merd