Home Daerah MTQ Sebagai Penangkal Budaya Negatif

MTQ Sebagai Penangkal Budaya Negatif

52
0
SHARE
MTQ Sebagai Penangkal Budaya Negatif

Keterangan Gambar : Bupati Pati Haryanto saat berikan sambutan pada acara pembukaan MTQ Pelajar XXXV dan MTQ Umu XXVIII tingkat Kabupaten Pati 2019, yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (11/9). (Dok. Humas Pemkab Pati)

detikOne.com - Jawa Tengah - MTQ Pelajar XXXV dan MTQ Umu XXVIII tingkat Kabupaten Pati 2019 sebagai ajang penangkal budaya negatif. Hal demikian pantas disandang pada acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (11/9). Lantaran, dengan pondasi agama yang kuat diharapkan generasi muda memiliki budi pekerti luhur serta kualitas keilmuan yang baik karena dilandasi agama yang kuat.

Bupati Pati Haryanto dalam sambutan pembukaan acara tersebut, mengatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan dan pemahaman bahwa Al Qur'an merupakan pedoman hidup, dan tidak semua orang bisa seni membaca Al Qur'an. "Selain itu, dengan ajang seperti ini, juga sebagai antisipasi terhadap budaya-budaya negatif yang selama ini masuk. Apabila generasi muda terbiasa memiliki kebiasaan yang positif, sudah tentu hal tersebut tidak akan berpengaruh," pesannya.

Oleh karena itu, lanjut Haryanto, maraknya TPQ, Madrasah Diniyah (Madin) serta lembaga-lembaga pendidikan baca tulis Qur'an, tidak lain ialah bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan, akhlaq, dan budi pekerti, sehingga tercipta sumber daya manusia yang berkualitas. Pihaknya mengingatkan, angan sampai berhenti di ajang ini saja. Namun bagaimana agar dapat terus belajar. Sehingga kemampuan yang dimiliki dapat bermanfaat bagi kehidupan. "Kepada dewan juri, ini bukan tentang anak - anak kita yang di lombakan. Melainkan bagaimana kemampuan anak ini nantinya dapat dibawa ke ajang tingkat provinsi bahkan ke tingkat nasional," imbaunya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Pati, Heri Supriyono dalam laporannya mengatakan bahwa ajang ini diikuti oleh 21 kafilah dari 21 kecamatan se-Kabupaten Pati. Rincian tiap kecamatan ialah, MTQ pelajar sebanyak 16 orang, MTQ umum 12 orang dan official 3 orang. Sehingga jumlah seluruh peserta sebanyak 588 peserta dan 63 official. "Acara ini bertujuan untuk memasyarakatkan, membudayakan membaca Al Qur' an sejak dini sehingga membaca Al Qur'an menjadi kebiasaan dan tradisi bagi masyarakat di Kabupaten Pati. Tujuannya adalah untuk meningkatkan semangat dalam memahami Al Qur'an, sehingga terbentuk karakter Islami sejak dini. (HP/MUN)