Home Politik Mendagri: Transfer Dana dari Pemerintah Pusat ke Ketahanan Ekonomi di Daerah

Mendagri: Transfer Dana dari Pemerintah Pusat ke Ketahanan Ekonomi di Daerah

12
0
SHARE
Mendagri: Transfer Dana dari Pemerintah Pusat ke Ketahanan Ekonomi di Daerah

Keterangan Gambar : Mendagri Tito Karnavian.  

Detikone.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan dana yang ditransfer Pemerintah Pusat ke Daerah, yang dialokasikan untuk menjamin dan memperkuat perekonomian masyarakat di daerah.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 di Stadion Suci Kompleks Grand Mariana, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (18/2).

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri mengungkapkan sejumlah tantangan dan pembahasan global yang menekankan pada persetujuan sejumlah negara. Oleh karena itu, Mendagri mengatakan, Pemerintah menyetujui untuk mengajukan permohonan tersebut dengan mendukung transfer dana dari Pemerintah Pusat untuk Pemerintah Daerah.

"Kita harus memiliki ketahanan di bidang ekonomi, bukan hanya ketahanan di bidang militer, ketahanan di bidang ekonomi harus kuat. Ada beberapa hal yang disampaikan Bapak Presiden, yang pertama adalah kita harus memperkuat daya tahan kita dengan uang yang kita miliki sendiri, oleh karena itu dana pemerintah ini menjadi dana yang paling penting untuk melindungi ekonomi kita, "kata Mendagri.

Mendagri juga menitipkan pesan Presiden pada seluruh kepala daerah untuk membelanjakan anggaran yang didapat dari pemerintah pusat. Hal ini salah satunya untuk digunakan peredaran uang di masyarakat, dan tentu saja tetap dengan program dan belanja untuk kepentingan masyarakat pula.

"Perintah beliau (Presiden), semua Kementerian / Lembaga (K / L) pemerintah harus segera membelanjakan anggarannya. Yang ada proyek untuk segera dieksekusi, yang belanja barang, yang perlu ada kegiatan pertemuan, jadi K / L diperintahkan untuk membelanjakan proyek-proyek Yang sudah dilelang segera dikerjakan, segera keluarkan uangnya. Nah ini juga yang saya sampaikan kepada Pemda, mohon izin Pak Gubernur, Walikota / Bupati, begitu anggarannya sudah diterima, sudah disetujui, segera untuk pelaksanaan, "pesannya.

Mendagri menambahkan, dana penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang digunakan efektif dan tepat sasaran, dapat meningkatkan daya tahan ekonomi di daerah.

"Nah, yang kedua adalah yang saya ulangi, sekali lagi. APBD yang sudah ditentukan akan segera dibelanjakan, minta uang disetujui di masyarakat. Kalau uang diperdekasikan di masyarakat maka masyarakat akan menikmati, semua ekonomi akan jalan."

"Ini jika semuanya bisa diluncurkan dengan cepat, akan meningkatkan daya tahan masyarakat di daerah itu, tetapi daerah yang tidak mencairkan dan tidak membelanjakan, daya tahan ekonomi akan rendah dan mudah terdampak masalah ekonomi," katanya.

Di samping itu, Mendagri juga meminta dana langsung yang diberikan Pemerintah untuk disalurkan tepat sasaran dan diberikan tepat waktu kepada masyarakat yang berhak menerima.

"Yang ketiga adalah dana-dana langsung yang diberikan oleh Pemerintah (seperti) Bansos (Bantuan Sosial), Program Keluarga Harapan (PKH), program tunai maupun nontunai yang dikelola oleh Kemensos yang disalurkan melalui Pemda yang harus sesuai dengan sasaran dan betul-betul yang diminta sesegera mungkin, dibutuhkan daya tahan masyarakat, mereka cukup beras, ada uang untuk kebutuhan sehari-hari, dan lain sebagainya, "cetus Mendagri.

Secara khusus untuk Pemerintah Desa, Mendagri guna agar Dana Desa digunakan secepatnya, sesuai dengan kewenangannya, dikelola dengan efektif, efisien, akuntabel dan transparan, fokus pada sektor produktif dan diutamakan melalui program Padat Karya Tunai. Selain itu, Kepala Desa harus dapat memenuhi persyaratan untuk pencairan dan pelaporan dan pertanggungjawaban

"Kemudian bisa menggeliatkan pembangunan di desa itu jadi masyarakat itu bergerak dan tidak berbondong-bondong lari ke kota lagi. Permasalahan yang lain bagaimana menjamin dana desa itu betul-betul bisa digunakan sesuai dengan program kebutuhan yang, boleh disalahgunakan," pungkasnya.  

Sumb: Merdeka