Home Daerah Klaster Sekolah Calon Perwira AD Pemicu Melonjaknya Kasus Covid-19 di Jawa Barat

Klaster Sekolah Calon Perwira AD Pemicu Melonjaknya Kasus Covid-19 di Jawa Barat

36
0
SHARE
Klaster Sekolah Calon Perwira AD Pemicu Melonjaknya Kasus Covid-19 di Jawa Barat

Keterangan Gambar : Ilustrasi corona.

Detikone.com - Juru Bicara Pemerintah Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan Provinsi Jawa Barat menyumbang kasus baru Covid-19 terbanyak hari ini. Berdasarkan data yang dihimpun sejak kemarin pukul 12.00 WIB, ada 962 kasus baru Covid-19 di Jawa Barat.

Bagaimana total keseluruhan kasus Covid-19 di Jawa Barat menjadi 4.843. Setelah ditelusuri, mulailah meningkatkan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Kota Bandung.

"Penambahan cukup banyak untuk Jawa Barat ini diperoleh dari klaster yang telah selesai dilakukan pada epidemiologi sejak tanggal 29 kemarin, ikut-ikutan, yaitu klaster di pusat pendidikan Sekolah Calon Perwira TNI AD yang kita cari tahu bagaimana cara-cara positif dari klaster ini sebanyak 1.262 orang," jelasnya dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Kamis (9/7).

Ribuan masalah positif ini terdiri dari peserta didik dan pelatih tenaga yang ada di Secapa AD. Yurianto memaparkan, dari 1.262 kasus positif yang berhasil dikumpulkan, 17 di diverifikasi dan diisolasi di Rumah Sakit Dustira Cimahi karena ada keluhan.

"Meskipun dalam derajat keluhan ringan. Dianggap yang paling banyak dari 17 orang ini adalah demam dan beberapa di antaranya yang disetujui di pernapasannya. Baik batuk maupun agak rapat," sambungnya.

Sementara itu, 1.245 orang lain disebut tanpa keluhan apa pun. Mereka sekarang dikarantina di wilayah Secapa AD Bandung.

Yurianto pastikan, seluruh komplek pendidikan Secapa AD Bandung sudah diisolasi. Aktivitas dalam bentuk apa pun sudah dilarang. Bahkan, tidak ada lagi pergerakan orang, baik masuk ke dalam atau pun keluar dari komplek.

"Pengawasan dilakukan secara ketat oleh kesehatan Kodam III Siliwangi yang berjuang terus menerus sepanjang hari," ucapnya.

Yurianto melanjutkan, sampai hari ini, dia mendapatkan laporan tentang peserta yang melakukan isolasi dalam kondisi baik. Karena itu, dia meminta seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan jangan panik.

Dia memastikan, tidak akan terjadi penularan Covid-19 keluar kompleks Secapa AD.

"Karena kita dapat melakukannya dengan ketat agar betul-betul pelaksanaan karantina kewilayahan dapat dijalankan secara maksimal. Tentunya, dengan pemantauan yang ketat yang dilakukan oleh Dinkes Jabar, Kota Dinkes Bandung dan dari kesehatan Kodam Siliwangi," terangnya.

"Oleh karena itu, kami mohon masyarakat tenang, tidak perlu repot karena ini sudah profesional, sesuai dengan standar internasional," imbuhnya.

Khusus untuk orang tua peserta didik Secapa AD, Yurianto meminta untuk meminta proses isolasi Covid-19. Dia juga berharap, para orang tua tetap berkomunikasi melalui telepon dengan yang sudah dikarantina.

"Kami berharap, keluarga para peserta didik yang datang dari seluruh Indonesia meminta ini, memaklumi ini dan masih tetap berkomunikasi kontak telepon atau sarana media lain dengan pertemanan yang saat ini sedang kita karantina," pungkasnya. Sumb: Merd