Home Daerah Ketua Dinas Mobil KPU Samarinda Dicuri Seorang Tenaga Kehormatan, Motifnya Sakit Hati

Ketua Dinas Mobil KPU Samarinda Dicuri Seorang Tenaga Kehormatan, Motifnya Sakit Hati

18
0
SHARE
Ketua Dinas Mobil KPU Samarinda Dicuri Seorang Tenaga Kehormatan, Motifnya Sakit Hati

Keterangan Gambar : Pelaku pencurian mobil ketua KPU Samarinda

Detikone.com - Tim Jatanras Macan Borneo Polresta Samarinda, penangkapan Denny Setiawan (38), pencuri mobil dinas Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat. Denny merupakan tenaga honorer di Sekretariat KPU Kota Samarinda.

Denny dibekuk saat sedang mengendarai sepeda motor, Senin (24/2) sekira pukul 20.00 WITA. Saat diinterogasi, dia mengaku telah memenangkan mobil dinas Ketua KPU itu.

"Kami menemukan tantangan saat lewat menggunakan motor Honda Beat di Jalan Pangeran Diponegoro, dekat kawasan pergudangan di Palaran," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda. Kompol Damus Asa di Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Selasa (25/2).

Damus menerangkan, sebelum membahas Denny, tim Macan Borneo lebih dulu menemukan mobil Kijang Innova berciri sama seperti mobil yang hilang yang diperoleh KPU Samarinda.

"Kami telusuri mobil ini terparkir di jalan di kawasan Palaran, tanpa pelat nomor polisi . Jadi kami tanya rumah terdekat dengan mobil yang diparkir itu, disebut dititip oleh pembeli," ujar Damus.

Mobil itu memang dicuri setelah dia menyimpan kunci mobil, yang sudah dikeluarkan hilang oleh staf KPU Samarinda.

"Kunci mobil dinas ini pernah disetujui hilang sekitar November 2019 oleh Ketua KPU ke Sekretariat," sebut Damus.

Mobil yang dibeli Ketua KPU Firman Hidayat dengan menggunakan kunci cadangan. "Tapi ternyata, kuncinya tidak hilang. Melainkan dipegang oleh kejahatan. Baru pada malam kejadian, Minggu (23/2) malam sekitar jam 23.50 Wita, saat itu lagi ramai masa Pilkada, datang ke KPU dan membawa mobil Ketua KPU itu, "ungkap Damus.

Tersangka memenangkan mobil ketua KPU karena sakit hati. Bukan dengan Firman, melainkan bersama rekannya di staf sekretariat.

"Saya tidak ada masalah dengan Pak Firman. Hanya dengan pegawai saja," kata Denny.

Dia menjelaskan, kunci mobil dinas hilang pada bulan November 2019 lalu. Dia menemukan kunci itu secara tidak sengaja, dan menyimpannya di salah satu lemari sekretariat.

"Saya menemukan kunci itu di sekira bulan Desember. Kunci itu saya taruh di lemari saja. Berhubung Ketua KPU pakai kunci cadangan, dan siapkan aku sakit hati dengan pegawai itu, saya sedang melaksanakan (pelantikan mobil ketua Firman Hidayat). Supaya orang di dalam sekretariat itu merasa bersalah dan sibuk saja, "ungkap Denny.  

Sumb: Merdeka