Home Hukum Kasus Suap Impor Bawang Putih, I Nyoman Dhamantra Segera Disidang

Kasus Suap Impor Bawang Putih, I Nyoman Dhamantra Segera Disidang

35
0
SHARE
Kasus Suap Impor Bawang Putih, I Nyoman Dhamantra Segera Disidang

Keterangan Gambar : I Nyoman Dhamantra Segera Disidang

Detikone.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah merampungkan berkas penyidikan mantan anggota DPR RI Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra. Nyoman menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun anggaran 2019.

Selain I Nyoman, penyidik juga merampungkan berkas dua tersangka lainnya dalam kasus ini, yakni Mirawati Basri (MBS) selaku orang kepercayaan Nyoman dan Elviyanto (ELV) orang dekat Nyoman.

"Hari ini dilakukan penyerahan tersangka dan pelimpahan berkas, barang bukti ke penuntutan (tahap 2) terhadap 3 orang tersangka," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (5/12).

Dalam merampungkan berkas penyidikan tiga tersangka itu, penyidik lembaga antirasuah sudah memeriksa setidaknya 47 orang saksi dari berbagai unsur.

"Rencana sidang akan dilakukan di PN Jakarta Pusat," kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan I Nyoman Dhamantra (INY) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Selain Nyoman, KPK juga menjerat lima orang lainnya dalam kasus ini.

Yakni Mirawati Basri (MBS) selaku orang kepercayaan Nyoman, Elviyanto (ELV) orang dekat Nyoman, dan tiga pihak swasta yakni Chandry Suanda (CSU) alias Afung, Doddy Wahyudi (DDW), dan Zulfikar (ZFK).

Nyoman diduga meminta fee sebesar Rp 3,6 miliar dan Rp 1.700 hingga Rp 1.800 per kilogram dari pengurusan izin impor bawang putih dengan kuota 20 ribu ton untuk beberapa perusahaan termasuk perusahaan yang dimiliki oleh CSU alias Afung.

Dari komitmen fee tersebut, Nyoman diduga sudah menerima Rp 2 miliar yang dikirim oleh Doddy ke rekening kasir money changer milik Nyoman. Rp 2 miliar tersebut direncanakan untuk digunakan mengurus surat persetujuan impor (SPI).

Sumb: Merdeka