Home Teknologi Instagram akan Larang Efek Filter Operasi Plastik

Instagram akan Larang Efek Filter Operasi Plastik

21
0
SHARE
Instagram akan Larang Efek Filter Operasi Plastik

Keterangan Gambar : Media sosial Instagram.

Detikone.com, JAKARTA -- Media sosial Instagram mengumumkan rencana kebijakan menghapus salah satu filter wajah yang membuat pengguna terlihat seolah-olah telah menjalani operasi plastik. Platform augmented reality, Spark AR yang menciptakan filter itu, merilis pernyataan tersebut di Facebook.

Spark AR mengatakan, pihaknya sedang mengevaluasi fitur itu dalam kaitannya dengan kesejahteraan pengguna. Lebih spesifik, perusahaan itu juga menginginkan pengguna bisa memiliki pengalaman positif setelah menggunakan efek apapun dari fitur yang dikembangkan Spark AR.

Karena itu, perusahaan menyatakan menghapus semua efek yang terkait dengan operasi plastik dari Instagram Effect Gallery serta menunda persetujuan efek baru yang terkait dengan operasi plastik sampai pemberitahuan lebih lanjut.

“Saat ini, kami tidak dapat memberikan waktu yang tepat untuk peluncuran kebijakan baru, tetapi kami akan membagikan pembaruan secepatnya,” kata perwakilan Spark AR dilansir Independent, Rabu (23/10).

Beberapa pengguna media sosial Twitter memuji keputusan untuk menghapus filter bedah wajah dari Instagram. "Instagram melarang filter seperti operasi plastik adalah berita terbaik yang pernah saya dengar dalam beberapa saat,” tulis salah satu pengguna Twitter.

“Filter bisa menyenangkan, tetapi mereka juga dapat memengaruhi cara Anda melihat diri sendiri ketika Anda melihat di cermin tanpa filter,” ujar penggunaTwitter lainnya.

Menurut Spark AR, lebih dari satu miliar orang telah menggunakan filter pengubahan wajah di media sosial itu pada tahun lalu. Pada Agustus 2018, sebuah penelitian //JAMA Facial Plastic Surgery// menemukan bahwa filter wajah pada aplikasi mengarah ke sebuah fenomena yang disebut //snapchat dysmorphia//. Direktur Pusat Kosmetik dan Laser Universitas Boston, dr. Neelan Vashi mengatakan pasien menginginkan operasi plastik untuk membuat mereka terlihat seperti versi filter dirinya di media sosial.

"Swafoto yang difilter, terutama dapat memiliki efek berbahaya pada remaja atau mereka yang mengalami BDD (gangguan dysmorphic tubuh), karena kelompok-kelompok ini mungkin lebih menginternalisasi keindahan ini,” ujar Vashi.

Sumb: Republika