Home Perlu Dilakukannya Pengembangan Pendidikan di Madrasah

Perlu Dilakukannya Pengembangan Pendidikan di Madrasah

40
SHARE

detikOne.com – Jawa Tengah – Pendidikan di Madrasah sangat perlu untuk dilakukan peningkatan. Sebab dizaman modern ini, pemberian pendidikan agama dasar sangat diperlukan mengingat arus perkembangan teknologi yang sudah tidak bisa dibendung lagi.
Termasuk  dalam menyelenggarakan peringatan haul tokoh agama ataupun pendiri Madrasah. Dimana ini perlu dilakukan, sebagai wujud penghormatan serta tidak melupakan jasa dan ilmu yang telah diwariskan leluhur kepada generasi sekarang ini.

Saat menghadiri acara Haul ke-45 Al Maghfurlah KH. Hasbullah yang berlokasi di halaman Masjid Sabilal Huda Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Sabtu (14/09). Bupati Pati menyampaikan bahwa pihaknya ikut mangayubagyo dalam rangka peringatan Haul ke 45 simbah Kyai Haji Hasbullah.
"Alhamdulillah setiap tahun kita selalu bertemu karena setiap pergantian tahun baru hijriyah, hampir semua wilayah-wilayah kecamatan maupun di wilayah Kabupaten Pati ini dipertemukan dengan peringatan-peringatan pendirian pendidikan maupun keagamaan seperti wali-wali Allah," ujarnya saat berikan sambutan pada acara tersebut.

Haryanto juga menyebut bahwa hari ini pun bersamaan dengan adanya peringatan haulnya Mbah Kyai Haji Samsuri yang berlokasi di Tayu Kulon. Ternyata masyarakat tidak setiap tahun menyelenggarakan acara yang dipadu dengan pawai budaya. Serta, acara semacam ini tidak menyurutkan kehendak dari masyarakat untuk bersama-sama menggelar pawai budaya.
"Kita yang diwarisi ini harus bisa meneruskan baik pendidikan maupun keagamaan juga hal-hal yang lain. Oleh karena itu semoga dengan peringatan ini tidak melupakan kita yang selama ini diwarisi oleh leluhur-leluhur yang sudah berjasa," harapnya.

Ia mengajak masyarakat melalui peringatan ini agar lebih meningkatkan keimanan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Sekaligus juga pengembangan pendidikan agama maupun pendidikan di Madrasah maupun Tsanawiyah.
"Serta pendidikan pendidikan lain yang bisa berkembang," jelasnya.

Ketua Yayasan Madarijul Huda, Fu'ad Abdillah mengatakan bahwa selain acara haul, siswa-siswi berperan aktif dalam menyemarakkan haul melalui pawai budaya.
"Pawai ini bertujuan untuk menghibur warga desa setempat," imbuhnya.

Pawai ini diikuti oleh sejumlah marching band dari MTs dan MA. Selain itu, pawai ini diselenggarakan agar dapat mengenalkan budaya lokal yang ada kepada masyarakat. Mulai dari siswa-siswi, alumni, sejumlah komunitas serta masyarakat umum begitu antusias dalam memeriahkan pawai ini. Ratusan bahkan ribuan masyarakat dengan riangnya menyaksikan pawai tersebut di sepanjang jalan raya Desa Kembang.
"Dengan adanya pawai ini menunjukkan bahwa para siswa tidak hanya aktif dan disiplin dalam belajar di sekolah atau madrasah saja, namun juga begitu antusias menghibur masyarakat," pungkasnya. (HP/MUN)