Santri Putri Roudhotul Tholibin Dilatih Buat Masakan Timur Tengah

By Ibnu Muntaha 29 Jan 2020, 20:09:52 WIB Daerah
Santri Putri Roudhotul Tholibin Dilatih Buat Masakan Timur Tengah

Keterangan Gambar : Acara Live Cooking yang berlangsung dihalaman di ponpes Roudhotul Tholibin, Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso Pati, Rabu (29/01).


detikOne.com – Jawa Tengah – Rabu (29/01), santri putrid Pondok Pesantren (Ponpes) Roudhotul Tholibin, Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso Pati dilatih untuk membuat masakan khas timur tengah. Pembuatan menu khas seperti Rush Mandi/kambing asap, Nasi Bukhori, dan Kabsah, langsung dipandu oleh ketua Indonesian Chef Association (ICA) BPC Pakudjembara Korwil Pati Rengga Saputra yang juga Head Chef Rumah Makan Sapto Renggo Baru Pati.

Pengasuh Ponpes Roudhotul Tholibin, Gus Akhyar sangat bersyukur dengan kegiatan Live Cooking yang berlokasi dihalaman Ponpes. Menurutnya, acara ini penting bagi santri putrid. Sebab sekarang ini, anak-anak lebih condong pada fast food tanpa tahu pengolahannya dan bagaimana mengukur citarasa makanan itu sendiri.

“Berawal dari hal itu kita adakan acara ini. Diharapkan para santri putri bisa memasak makanan khas timur tengah. Harapannya, santri putri kembali menjadi perempuan yang serba bisa termasuk bisa memasak yang enak dan sesuai standar,” ungkapnya.

Baca Lainnya :

Kegiatan memasak menu khas timur tengah Rush Mandi/kambing asap, Nasi Bukhori, dan Kabsah ini. Diharapkan bisa berikan edukasi kepada santri putri, bagaimana citarasa masakan timur tengah yang asli. Sebab, kebanyakan menu khas timur tengah yang dijual dirumah makan maupun restoran sudah mengalami modifikasi yang disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.

“Sehingga kita datangkan Mas Rengga sebagai ketua ICA untuk Live Cooking disini. Agar para santri putrid tahu bagaimana cara memasak salah satu menu timur tengah tanpa modifikasi,” imbuhnya.

ICA BPC Pakudjembara Korwil Pati Rengga Saputra mengaku senang dengan kehormatan yang diberikan kepadanya  untuk melatih memasak menu khas timur tengah para santri putri. “Sebab dengan hal ini, kami bisa mengedukasi kepada generasi muda khususnya santri. Bagaimana citarasa asli masakan khas timur tengah tanpa dimodifikasi dengan citarasa lidah lokal,” jelasnya.

Santri Putri Ponpes Roudhotul Tholibin, Roikhatul Jannah mengaku senang dengan acara Live Cooking yang berlangsung kali ini. Sebab dari acara ini para santri bisa menambah ilmu dan pengalaman bagaimana memasak masakan timur tengah. Harapannya para santri putrid bisa memasak seperti ini lagi.

“Harapannya, selain acara memasak juga ada kegiatan ekstra seperti merajut atau membuat tas,” ungkapnya yang sudah mengenyam pendidikan di Ponpes Roundhotul Tholibin selama dua tahun terakhir.

Pelatihan seperti ini diharapkan bisa terus berlangsung. Sehingga, ketika kita sudah selesai mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren bisa mengembangkan keterampilan yang sudah didapat.

Masakan yang telah dibuat oleh para santri putri Roudhotul Tholibin dihidangkan untuk acara makan-makan para tenaga pengajar Ponpes Mathaliul Falah tempat pengasuh Ponpes Roudhotul Tholibin mengajar dengan jumlah tamu sekitar 40 an orang. (MUN)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment