Angklung Gubrag, Kesenian Banten Yang Hampir Punah

By Agus 19 Jun 2017, 23:17:59 WIBSeni & Budaya

Angklung Gubrag, Kesenian Banten Yang Hampir Punah

Berita Populer

Berita Terkait

gunakan bambu hitam, masing-masing memiliki nama: bibit, anak bibit, engklok 1, engklok 2, gonjing dan panembal, dilengkapi dengan terompet kendang pencak dan seruling.

Di atas angklung dikaitkan pita yang berasal dari kembang wiru, menurut kepercayaan kembang wiru dan air yang berasal dari angklung dipercaya dapat menjadi obat dan penyubur tanaman.

Semua pemain berdiri tidak menari kecuali penabuh dogdog lojor menabuh sambil ngibing diiringi beberapa penari perempuan dengan kostum kebaya dan kain.

Angklung sendiri adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional berkembang dalam masyarakat Sunda di Pulau Jawa bagian barat. Alat musik ini dibuat dari bambu.

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pati Periode 2017 - 2022
  Haryanto - Saiful Arifin
  Sudewa - Budiyono

Komentar Terakhir

  • Essay Services

    The Polish goalkeeper had put in two years playing for AS Roma However finally ...

    View Article
  • Digitizing

    I just love exploring the content on this site. Keep visiting us for more embroidery ...

    View Article
  • academicwriting.com.au legit

    You people have done very great work by helping the people who are in need of ...

    View Article
  • Jasa Bangun Rumah

    Infonya sangat berguna bagi kami, Thank you. https://jasaseo.website | ...

    View Article