Home Hukum Tembak Polisi di Depok, Terdakwa Brigadir Rangga Dituntut 13 Tahun Penjara

Tembak Polisi di Depok, Terdakwa Brigadir Rangga Dituntut 13 Tahun Penjara

21
0
SHARE
Tembak Polisi di Depok, Terdakwa Brigadir Rangga Dituntut 13 Tahun Penjara

Keterangan Gambar : Ilustrasi Penembakan

Detikone.com - Kasus penembakan Bripka Rachmat Effendi oleh rekannya sesama polisi, Brigadir Rangga Tianto bergulir di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat. Terdakwa dituntut hukuman penjara selama 13 tahun. Kasus di tahun 2019 tersebut terjadi di Polsek Cimanggis.

Rangga dianggap melakukan pembunuhan berencana. Karena Rangga saat itu membawa pistol dan menembak korban. Jaksa juga menilai bahwa terdakwa telah menghilangkan nyawa korban di kantor polisi.

"Karena dinyatakan bersalah, terdakwa kami tuntut 13 tahun," kata JPU Rozi Juliantoro, Selasa (21/1).

Saat itu, Rangga diduga emosi kepada korban. Pasalnya permintaan terdakwa tidak dipenuhi oleh Rachmat. Sempat terjadi adu argumen antara keduanya hingga terdakwa tersulut dan melepaskan tembakan.

"Penembakan tersebut berawal dari penangkapan pelaku tawuran, Fachrul oleh Bripka Rachmat. Tidak lama setelah Fachrul diperiksa, orang tua Fachrul dan Brigadir Rangga datang dan meminta Fachrul dibina oleh orang tuanya," kata Humas PN Depok, Nanang.

Sayangnya permintaan Rangga ditolak Rachmat dengan nada tinggi. Rangga emosi kemudian mengeluarkan senjata api dan menembak Rachmat tujuh kali mengenai dada, leher, paha, serta perut.

"Bripka Rachmat ditembak dengan pistol dinas jenis HS," pungkasnya.  

Sumb: Merdeka