Home Teknologi Teknologi yang Diperlukan Jadi Kunci Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Teknologi yang Diperlukan Jadi Kunci Tingkatkan Kualitas Pendidikan

17
0
SHARE
Teknologi yang Diperlukan Jadi Kunci Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Keterangan Gambar : Teknologi Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ilustrasi

Detikone.com - Fernando Uffie, Pendiri Kelas Pintar mengatakan, dunia pendidikan di negeri ini masih memiliki jurang besar akses yang sama.

Kata dia, lebih dari 300 ribu sekolah dan 50 juta siswa yang tersebar di lebih dari 17 ribu pulau, akses pendidikan berkualitas masih menjadi sesuatu yang "mahal" di Indonesia.

"Disparitas-nya masih menganga lebar. Kesenjangan infrastruktur, tenaga pengajar, hingga akses terhadap literasi masih menjadi hambatan," ungkap dia saat acara Tren Edutech 2020 - Menuju Indonesia Maju di Jakarta , Kamis (20/2).

Maka dari itu, ia mengungkapkan bahwa teknologi hadir untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

"Dan Kami percaya pendidikan berkualitas adalah kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang akan membawa Indonesia unggul di mata dunia," ujar Uffie.

Untuk mewakili teknologi perlu dihadirkan dalam dunia pendidikan. Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi yang berharap teknologi bisa menghadirkan terobosan dan lompatan-lompatan dalam dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya membentuk SDM Unggul.

"Karena Kami percaya, kompilasi mecerdaskan kehidupan bangsa jadi tujuan bernegara, maka sudah jadi tugas kita bersama untuk memastikan pendidikan berkualitas bisa diakses oleh seluruh anak bangsa," kata dia.

Guru Tak Bisa Tergantikan

Terpisah, Sabda PS, Kepala Dinas Pendidikan Zenius pernah mengatakan, era digital seperti saat ini datang, banyak hal yang terdistrupsi dengan teknologi. Salah satunya dunia pendidikan.

Kendati demikian, peran guru tak dapat tergantikan. Peran pekerjaan dari manusia, kata dia, ditolak merupakan sesuatu yang tak bisa tergantikan. Salah satunya guru.

"Guru tak bisa diganti dengan robot. Peran pekerjaan guru yang membina manusia akan sangat berharga," katanya.

Hanya saja, guru dapat melakukan kolaborasi dengan teknologi sisi. Yakni melalui teknologi pendidikan.

"Edutech itu contoh yang paling pas. Kombinasi guru dengan teknologi. Namanya edukasi ada beberapa aspek, yaitu aspek afektif, kognitif, serta psikomotorik. Seharusnya dengan teknologi guru punya waktu yang luas dari sisi afektifnya," jelasnya.

Sumb: Merdeka