Home Daerah Pemprov Jabar Alokasikan Anggaran Rp16 T untuk Penanganan Virus Corona

Pemprov Jabar Alokasikan Anggaran Rp16 T untuk Penanganan Virus Corona

23
0
SHARE
Pemprov Jabar Alokasikan Anggaran Rp16 T untuk Penanganan Virus Corona

Keterangan Gambar : Ridwan Kamil.  

Detikone.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp16 triliun untuk pengelolaan covid-19 di 27 kabupaten dan kota. Anggaran itu digunakan untuk bantuan sosial dan program padat karya.

"Anggaran itu terbagi atas Rp3,2 triliun untuk bantuan sosial dan Rp13 triliun untuk program padat karya setelah pandemi berakhir," kata Gubernur Ridwan Kamil dalam telekonferensi dengan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dilansir Antara, Jumat (3/4).

Ridwan menjelaskan bantuan sosial sebesar Rp3,2 triliun untuk keluarga miskin di Jawa Barat. Dengan perincian setiap kepala keluarga mendapatkan uang tunai Rp150 ribu dan bantuan makanan nontunai uang Rp350 ribu.

Terkait jumlah KK yang berhak menerima bantuan tersebut, Ridwan mengatakan bahwa saat ini jajarannya masih melakukan pendataan.

"Kami menyiapkan masing-masing Rp500 ribu, minggu depan kami bagikan, yang terbagi sepertiga uang tunai dan dua pertiga sembako. Sembakonya kami beli dari pasar-pasar membeli pedagang tetap hidup. Kalau tidak cukup, baru kami beli dari Bulog," katanya menjawab.

Untuk memulihkan keberadaan warga yang tidak mampu dan tidak terdata, Pemprov Jabar akan melakukan pendataan gelombang kedua dengan cara memverifikasi data warga tersebut.

"Sebagai cadangan, jika masih ada warga yang komplain, saya akan kasih cadangan 20 persen untuk memastikan pendataan gelombang kedua bagi mereka yang terlewat. Akan tetapi, mereka harus meminta argumentasi, saya akan bikin, yang memberikan persetujuan persetujuan untuk menyetujui gelombang kedua," katanya.

Terkait dengan karya padat, Ridwan Kamil mengatakan nilai anggaran tersebut harus mendapatkan persetujuan dari DPRD Provinsi Jawa Barat.

Anggaran sebesar Rp13 triliun ini akan digunakan untuk membuka lapangan kerja bagi warga Jawa Barat yang kehilangan pekerjaan dan pengeluaran sebagai dampak dari virus corona.

"Jadi, setelah pandemi turun, ya, gampang-gencarnya akhir Juni, bisa diprediksi banyak. Itu akan kami kerjakan dalam program padat karya memperoleh Rp13 triliun," katanya.

Sumb: Merdeka