Home Kesehatan Menkes Terawan Pastikan Tidak Ada Virus Corona di Gedung BRI

Menkes Terawan Pastikan Tidak Ada Virus Corona di Gedung BRI

26
0
SHARE
Menkes Terawan Pastikan Tidak Ada Virus Corona di Gedung BRI

Keterangan Gambar : Menkes Terawan ke Gedung Wisma II BRI.  

Detikone.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Pitranto menyambangi Gedung Wisma II BRI, Jakarta Selatan, Kamis (23/1). Kedatangan Terawan berkaitan dengan isu seorang karyawan Huawei yang ada di gedung tersebut, diduga terjangkit Virus Corona.

Dengan percaya diri, Terawan menyambangi kantor di lantai 19, lokasi kerja Warga Negara China yang diduga terjangkit penyakit tersebut. Setelah itu, Terawan memastikan isu tersebut tidak benar.

"Sudah dibuktikan tidak ada itu," tutur Terawan di lokasi, Kamis (23/1).

Terawan meminta masyarakat mengendalikan rasa cemas dan takut. Dia mencontohkan dengan mengabaikan penggunaan masker selama memeriksa lantai 19.

"Salahnya sendiri (kenapa pakai masker), pengen action. Karena itu saya datang sendiri mau lihat ke sini. Aku akan cek semua, termasuk pintu masuk negara semua. Kita ini sudah siaga satu, tidak ada tidurnya. Tenang saja, kita atasi," jelas dia.

Terawan berjanji terus memantau perkembangan medis pasien yang ternyata sakit tenggorokan itu.

"Info awal sakit flu biasa, tapi kan kita cek. Bayangin penduduk China 1 miliar lebih kalau tiap batuk pilek dianggap itu, gimana. Saya akan cek semua," ucap Terawan.

Sakit Tenggorokan

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) tengah melakukan investigasi terkait adanya dugaan seorang karyawan Huawei yang terjangkit Virus Corona. Di mana, karyawan tersebut diketahui berkantor di Gedung BRI Pusat, Jakarta.

"Bank BRI saat ini telah berkoordinasi dengan Huawei dan pihak terkait untuk melakukan investigasi terkait kebenaran informasi tersebut," kata Corporate Secretary Bank BRI, Hari Purnomo, melalui keterangannya, di Jakarta, Kamis (23/1).

Hari mengatakan untuk saat ini pekerja Huawei yang demam telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis serta diagnosa kebenaran terkena Virus Corona.

"Pekerja Huawei tersebut telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan dari hasil diagnosa rumah sakit, dinyatakan bahwa pekerja tersebut terserang radang tenggorokan."

Bank BRI senantiasa mengedepankan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Perkantoran bagi para pekerja BRI. Sebagaimana yang tercantum pada peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 48 Tahun 2016

"Saat ini BRI telah melakukan pengendalian risiko keselamatan bagi para pekerja BRI dengan memberikan masker (mencegah virus corona) bagi seluruh pekerja Kantor Pusat Bank BRI," tandas dia.

Sumb: Merdeka