Home Daerah Kawanan Perampok Gasak 6,5 Kg Emas di Musi Banyuasin, 2 Pelaku Tewas Ditembak

Kawanan Perampok Gasak 6,5 Kg Emas di Musi Banyuasin, 2 Pelaku Tewas Ditembak

29
0
SHARE
Kawanan Perampok Gasak 6,5 Kg Emas di Musi Banyuasin, 2 Pelaku Tewas Ditembak

Keterangan Gambar : Perampokan, ilustrasi

Detikone.com - Polisi meringkus tiga dari korban kejahatan perampokan toko emas Cahaya Murni di Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Dua Melawan di Pantas Setelah Tembak.

Pelaku tewas adalah M Ali (50) asal Tanjung Raja, Ogan Ilir, dan Pendi (49) warga Gandus, Palembang. Sementara menantang bernama Muhammad Nasir (42)

Kemenangan ketiga ditangkap saat berada di Indralaya, Ogan Ilir, Jumat (27/3) malam. Saat itu mereka tengah melakukan perjalanan menuju Prabumulih menggunakan mobil.

Tim gabungan dari Polda Sumsel dan Polres Musi Banyuasin melakukan penghadangan. Pelaku Ali dan Pendi mengacungkan pisau dan tiba tiba tiba menembak ke arah petugas hingga terjadilah baku tembak.

Polisi bergerak cepat melumpuhkan para pelaku. Dua kecelakaan yang merupakan pukulan di kaki dan dada. Sementara meminjamkan Nasir tancap gas untuk melepaskan diri. Petugas sontak lagi-lagi melumpuhkan pertahanan. Mereka pun dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk perawatan. Dalam perawatan, Ali dan Pendi dinyatakan meninggal.

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan mengungkapkan, menangkap itu diamankan barang bukti satu unit mobil, sepucuk pistol rakitan mencari amunisi, pisau, sebow, topeng, dan beberapa perhiasan emas hasil rampokan. Tim masih berada di lapangan untuk mengejar lima orang lain.

"Tiga pelaku kami lumpuhkan, dua terbunuh. Kami masih mengejar lima pelaku yang masih buron," ungkap Hisar, Sabtu (28/3).

Perampokan tersebut dihinggapi Hermiati (50) saat berada di toko emasnya, Kamis (26/3) siang. Empar dari integrasi melawan masuk ke toko dan mengacungkan pistol rakitan.

Pelaku membawa kabur 6,5 kilogram emas dan uang Rp 60 juta. Mereka kabur menggunakan empat sepeda motor. "Empat pelanggaran beraksi di dalam, empat lainnya menunggu di luar sambil menunggu. Otak perampokan itu termasuk yang ditangkap saat ditangkap kemarin malam," tegasnya.

Sumb: Merdeka