Home Daerah Haul Sesepuh Diharapkan Bisa Jadi Suritauladan Generasi Muda

Haul Sesepuh Diharapkan Bisa Jadi Suritauladan Generasi Muda

94
0
SHARE
Haul Sesepuh Diharapkan Bisa Jadi Suritauladan Generasi Muda

Keterangan Gambar : Bupati Pati Haryanto saat hadiri pengajian dan gema sholawat dalam rangka Haul Simbah Muhammad Karim ke-36 di Aula Ponpes Shofa Azzahro, Kecamatan Gembong, Minggu (20/10). (Dok. Humas Pemkab Pati)

detikOne.com - Jawa Tengah - Dengan peringatan haul atau khol para tokoh agama atau waliullah yang sering diperingati oleh masyarakat Pati. Diharapkan bisa menjadi suritauladan bagi generasi muda agar tidak melupakan perjuangan para pejuang terdahulu.

Saat hadiri pengajian dan gema sholawat bersama Habib Ali Zainal Abidin dari Jepara dalam rangka Haul Simbah Muhammad Karim ke-36 di Aula Ponpes Shofa Azzahro, Kecamatan Gembong, Minggu (20/10). Dalam sambutannya, Bupati Pati Haryanto mengatakan, agar momentum Haul Simbah Muhammad Karim ke-36 tahun ini, dapat mendorong masyarakat dan generasi muda untuk lebih meneladani ajaran Simbah Muhammad Karim dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap yang hadir di sini dapat menjaga kebersamaan di dalam membangun dan mengamalkan keteladanan yang telah diberikan oleh Simbah Muhammad Karim," lanjutnya.

Kegiatan ini juga ia harapkan dapat memberikan energi batin tentang betapa besar tantangan dan pengorbanan dalam rangka berjuang menegakkan kebenaran. Apalagi pada masa beliau, lanjut Bupati, hampir semuanya terbatas, namun semuanya itu dapat diatasi demi mendapatkan ridho Allah SWT.
"Semangat ini hendaknya dapat diwariskan sekaligus sebagai energi batin bagi masyarakat dan jamaah di masa mendatang," harapnya.

Bupati pun berharap generasi muda sebagai penerus perjuangan dapat mengamalkan ajarannya.
"Karena itulah haul ini perlu dipertahankan sebagai upaya untuk meneladani Simbah Muhammad Karim dalam praktik kehidupan, dengan selalu berdzikir kepada-Nya dan menjadikan Allah SWT sebagai tujuan dan sandaran dalam melakukan segala bentuk aktifitas kehidupan," jelasnya.

Ia pun menilai kegiatan ini sebagai  sebuah amal yang baik yang bernilai pahala. Pasalnya, amalan-amalan sunnah seperti membaca Alquran, bershalawat dan ceramah agama, umumnya berisi ajakan bagi umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.
"Paling tidak ada dua hal yang dapat diambil, pertama sebagai penghormatan kita terhadap beliau. Kedua mari kita introspeksi diri dengan membandingkan perjuangan yang sudah dilakukan beliau dan sekaligus sebagai motivasi bagi diri kita masing-masing," pungkasnya. (HP/MUN)